Apa tujuh hukum belajar orang dewasa?

[ad_1]

Organisasi harus bersatu untuk mengambil pendekatan yang berbeda ketika mendidik orang dewasa. Mereka perlu memahami strategi pembelajaran yang tepat untuk pelajar dewasa ini. Knowles dikenal karena adopsi teori “Andragogi” (“Andra” berarti “pria atau orang dewasa”). Menurut Knowles, mendidik orang dewasa berbeda dengan mendidik seorang anak karena tingkat kedewasaan antara kedua kelompok umur tersebut sangat berbeda.

Bagaimanapun, kembali ke hukum pembelajaran orang dewasa, mari kita bahas satu per satu.

Hukum pengalaman sebelumnya

Orang dewasa umumnya berpengalaman, dan memiliki tingkat pengetahuan yang tinggi tentang dunia nyata. Oleh karena itu, program pelatihan harus dibingkai sedemikian rupa untuk menggabungkan pembelajaran baru dengan link ke pengalaman pelajar.

Hukum Hubungan

Penyelenggara harus merancang kursus yang berkaitan dengan kehidupan dan pekerjaan peserta pelatihan. Anda dapat memasukkan elemen multimedia dan permainan peran untuk meningkatkan hubungan antara situasi belajar dan dunia nyata.

Hukum pengarahan diri sendiri

Orang dewasa umumnya mengarahkan diri sendiri. Oleh karena itu, pelatih harus mencoba melibatkan peserta dalam proses pelatihan daripada hanya memberi ceramah tentang topik diskusi. Selain itu, siswa dewasa lebih memilih untuk terlibat dalam pelatihan atau situasi pendidikan daripada hanya duduk dan mendengarkan kuliah kosong.

Hukum Harapan

Orang dewasa memiliki banyak harapan dari pertemuan, konferensi, atau program pelatihan. Mereka tidak akan menghadiri acara yang tidak memiliki barang yang sesuai dengan kebutuhannya. Demikian juga, mereka akan berpartisipasi dalam kelas atau acara tertentu dengan misi untuk mencapai tuntutan dan tujuan bisnis mereka. Sebagai pelatih, Anda harus merencanakan dan mengimplementasikan program yang mengarah pada kepuasan peserta dan laba atas investasi yang maksimal.

Hukum belajar aktif

Orang dewasa menyukai pembelajaran aktif. Oleh karena itu, Anda dapat memasukkan elemen audio, visual, dan multimedia untuk membuat proses pembelajaran lebih menarik daripada hanya mengatur hanya membaca atau mendengarkan ceramah secara pasif. Banyak organisasi yang menyelenggarakan kelas pembelajaran di tempat serta online atau program pelatihan perusahaan menyertakan obrolan teks, forum online, dll. untuk mendiskusikan dan berbagi tautan situs web, video, dan gambar dengan pelajar.

Kode Praktik dan Umpan Balik

Siswa dewasa suka mengerjakan pekerjaan rumah dan mempraktikkan hal-hal yang mereka pelajari baru-baru ini lebih sering. Mereka juga suka menerima umpan balik yang relevan dan berpartisipasi dalam survei atau sesi tanya jawab untuk mendapatkan pengetahuan mendalam tentang konsep-konsep baru yang dibahas selama pelajaran.

Hukum Perbedaan Individu

Setiap orang memiliki gaya belajarnya masing-masing. Dengan pemikiran ini, pelatih harus mengatur sesi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan semua peserta. Strategi pembelajaran umum secara keseluruhan mungkin tidak berhasil ketika mengajar kelas yang penuh dengan orang-orang yang heterogen.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button